Berita

Aparatur pemerintah Kabupaten OKU disuntik vaksin booster/RMOLSumsel

Nusantara

Nakes di OKU Baru 49 Persen Divaksin Booster

SELASA, 24 JANUARI 2023 | 03:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang melakukan vaksin penguat (booster) belum maksimal. Dari 3.000 target sasaran, saat ini baru tercapai 1.435 orang atau 49 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten OKU, Andi Prapto menerangkan, berdasarkan data per 19 Januari 2023 cakupan program vaksinasi penguat dosis kedua untuk nakes sudah mencapai sekitar 49 persen.

Menurut dia, pencapaian tersebut tergolong cukup tinggi seiring dengan tingginya tingkat kesadaran para tenaga kesehatan untuk divaksin penguat dosis kedua sebagai garda terdepan dalam memerangi penyebaran Covid-19 di daerah itu.


"Untuk tahap awal prioritas pemberian vaksin penguat dosis kedua diberikan kepada nakes karena mereka merupakan garda terdepan yang rentan tertular Covid-19," katanya dikutip dari Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (23/1).

Untuk itu, ia mengajak seluruh nakes yang bertugas di wilayah Kabupaten OKU untuk segera divaksin guna memastikan benar-benar aman dari penyebaran virus Corona.

Pelayanan vaksinasi ini dibuka setiap hari kerja di 18 puskesmas dan tiga rumah sakit di Kabupaten OKU yang melayani suntikan vaksin dosis 1, 2, booster tahap pertama dan kedua.

Dalam memberikan pelayanan maksimal pihaknya mengerahkan ratusan tenaga vaksinator yang disebar di seluruh tempat pelayanan vaksinasi agar pemberian vaksin bagi nakes termasuk masyarakat umum berjalan optimal.

Andi optimistis pemberian vaksin untuk tenaga kesehatan ini rampung sebelum Maret 2023 sehingga dapat dilanjutkan bagi masyarakat umum lainnya yang ada di Kabupaten OKU.

"Untuk persediaan dosis vaksin saat ini masih mencukupi baik dosis 1, 2, 3 maupun penguat dosis kedua. Jika pun nantinya kehabisan kami langsung mengajukan tambahan ke Pemerintah Provinsi Sumsel sesuai kebutuhan," tegasnya.

Berdasarkan data per 19 Januari 2023 cakupan program vaksinasi di Kabupaten OKU secara keseluruhan untuk dosis pertama mencapai 82,7 persen, dosis kedua 69,4 persen, dan vaksin penguat atau booster tahap pertama 24,4 persen dari 310.983 target sasaran.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya