Berita

Puti Guntur Soekarno dan Guntur Soekarnoputra/Net

Politik

Luruskan Trah Soekarno, Hensat: Sebagai Opini, Pandangan Guntur Sah-sah Saja

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 17:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tulisan Presiden Soekarno, Guntur Soekarnoputra menyinggung soal trah Soekarno yang seharusnya jatuh pada garis laki-laki bukan perempuan menyita perhatian. Tulisan Guntur, dimuat di Harian Kompas edisi Senin (23/1), dengan judul "Meluruskan Salah Kaprah di Sekitar Bung Karno".

Soal tulisan Guntur, pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio berpendapat, pernyataan tersebut tersebut sah-sah saja dilontarkan sebagai anak kandung Bung Karno.

"Kalau saya sih melihatnya begini ya, ya ini kan opini Pak Guntur, boleh-boleh saja," kata Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/1).


Menurutnya, urusan trah Bung Karno seharusnya ditentukan secara kekeluargaan. Pasalnya, rakyat hanya bisa melihatnya sebagai anak dan cucu Bung Karno yang saat ini eksis di politik Tanah Air.

"Yang disampaikan Pak Guntur itu berdasarkan ranah keluarga ya, jadi boleh-boleh saja. Secara garis Jawa, yang nurun garis kakung dari garis laki-laki bukan perempuan," ujarnya.

Penggagas Lembaga Survei KedaiKOPI ini justru mempertanyakan konflik internal trah Bung Karno yang hingga kini masih menjadi perbincangan publik. Terlebih, Guntur dengan berani menyuarakan aspirasinya lewat media massa.

"Pertanyaannya begini sebetulnya apakah ada persaingan di antara anak-anak Soekarno? Kenapa enggak didiskusikan ke internal keluarga. Sampai didiskusikan keluar itu sesuatu itu," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya