Berita

Pemuda Turki sedang membagikan bunga kepada pengurus gereja pada Minggu, 22 Januari 2023/Net

Dunia

Tolak Pembakaran Al Quran di Swedia, Pemuda Turki Bagikan Mawar di Gereja

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 16:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sekelompok pemuda di Turki membagikan mawar di gereja-gereja setempat sebagai bagian dari aksi protes terhadap pembakaran Al Quran, yang dilakukan oleh politisi Swedia, Rasmus Paludan, di Kedutaan Besar Turki di Stockholm.

Seperti dimuat TRT World pada Senin (23/1), para pemuda di Distrik Artuklu pusat, Provinsi Mardin mengunjungi gereja dengan sejumlah mawar di tangan.

Mereka membagikannya kepada para pengurus gereja pada Minggu (22/1), sembari mengutuk pembakaran Al Quran dengan cara-cara yang santun.


Salah satu anak muda yang ikut dalam aksi tersebut, Ibrahim Halil Yetim, mengungkapkan bahwa sebelum melakukan aksi, rekan-rekannya memikirkan cara bereaksi yang tepat untuk mengutuk insiden itu.

Setelah berpikir bersama-sama, mereka memutuskan untuk mengikuti anjuran Nabi Muhammad dengan mengunjungi sejumlah gereja dan mengungkapkan reaksi mereka dengan cara-cara yang sesuai dengan agama Islam.

"Cara itu dapat menyadarkan kembali, bahkan mereka yang datang untuk membunuhmu," katanya.

Aksi pembakaran Al Quran yang dilakukan oleh Rasmus Paludan, pemimpin dari partai Danish Stram Kurs telah memicu reaksi luas dari masyarakat internasional, khususnya negara-negara dengan mayoritas Muslim.

Kementerian Luar Negeri Turki telah mengutuk keras tindakan provokatif yang dianggap sebagai kejahatan rasial ini dengan memanggil Duta Besar Swedia untuk Ankara, Staffan Herrstrom.

Atas insiden tersebut, negara tersebut juga telah membatalkan kunjungan Menteri Pertahanan Swedia Pal Jonson untuk menginjak negaranya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya