Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dituduh Tak Hormati Kebebasan Pers, Maroko Kecam Resolusi Parlemen Eropa

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 15:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Maroko mengutuk resolusi Parlemen Eropa pada Kamis (19/1) yang berisi kecaman terhadap Rabat yang dinilai tidak menghormati kebebasan pers.

Untuk pertama kalinya dalam 25 tahun, Parlemen Eropa meminta Maroko untuk menghormati kebebasan pers dan membebaskan semua tahanan politik serta jurnalis yang ditahan.

Dalam resolusi tersebut, Parlemen Eropa mengatakan Rabat telah memenjarakan jurnalis secara tidak adil karena alasan bermotivasi politik, khususnya dalam kasus Omar Radi, yang mengkritik hakim Maroko karena memenjarakan pengunjuk rasa.


Menanggapi resolusi tersebut, Dewan Tinggi Otoritas Kehakiman Maroko (CSPJ) mengecam Parlemen Eropa selama pertemuan pada Sabtu (21/1).

CSPJ menyebut resolusi tersebut merupakan tuduhan serius dan merusak independensi peradilan Maroko.

"Tuduhan yang tidak berdasar ini memutarbalikkan fakta dan menabur keraguan tentang legalitas dan legitimasi prosedur peradilan, beberapa di antaranya telah diadili dan yang lainnya masih dalam pembahasan," kata CSPJ.

Menurut CSPJ, resolusi tersebut telah mendistorsi fakta dalam persidangan yang dilakukan oleh Maroko. Padahal persidangan dilakukan sesuai konstitusi dan hukum internasional.

"CSPJ sama sekali menolak campur tangan dalam proses peradilan atau mencoba untuk mempengaruhi keputusan mereka, terutama bahwa beberapa kasus tersebut masih disidangkan di pengadilan," tegas CSPJ.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya