Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan Majukan Tanggal Pemilu Turki Sebulan Lebih Awal, Menjadi 14 Mei

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 11:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Turki secara resmi akan memajukan tanggal pemilu di negaranya, menjadi sebulan lebih awal dari yang direncanakan, yaitu pada 14 Mei 2023 mendatang.

Hal ini telah diumumkan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melalui rekaman video yang dibagikan pada Minggu (22/1).

"Saya akan menggunakan otoritas saya (untuk) memajukan tanggal pemilihan menjadi 14 Mei," kata Erdogan, yang dimuat Malaymail pada Senin (23/1).


Pada awalnya, pemilu parlemen dan presiden Turki akan digelar pada 18 Juni, namun Erdogan telah menggunakan wewenangnya agar pemilu bisa digelar sebulan lebih awal.

Jajaran pemerintah Turki, dan Aliansi Oposisi, yang saat ini masuh mencari kandidat telah menyetujui penyesuaian tanggal pemilu, untuk menghindari gangguan jadwal ujian sekolah dari anak-anak muda.

Kampanye pemilihan akan dimulai pada 10 Maret, yang disebut akan memberi pihak oposisi Turki lebih sedikit waktu untuk bersiap-siap.

Pihak oposisi sejauh ini telah berupaya selama berbulan-bulan untuk menyepakati satu kandidat yang bisa menantang Erdogan dalam ajang pemungutan suara.

Menurut sumber partai oposisi kepada AFP mengatakan bahwa calon bersama mereka akan segera diumumkan pada Februari.

Pemilu kali ini dianggap menjadi pemilihan yang paling menantang bagi Erdogan, yang telah berkuasa selama dua dekade terakhir. Inflasi tinggi Turki dan melemahnya mata uang kemungkinan akan dijadikan serangan oleh pihak oposisi untuk mengalahkan Erdogan.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya