Berita

Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat/Net

Politik

Jumhur Hidayat: Soal Pelanggaran HAM Masa Lalu, Pemerintah Jangan Merasa Paling Tahu

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 10:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah sebaiknya tidak sembarangan melontarkan permohonan maaf atas pelanggaran HAM berat masa lalu, lantaran hal tersebut sangat sensitif bagi sejumlah kalangan masyarakat.

“Saya rasa soal urusan pelanggaran HAM masa lalu itu harus sangat hati-hati dan pemerintah jangan merasa yang paling tahu soal ini. Terlalu banyak hal yang harus dipertimbangkan dengan bijak,” ucap Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/1).

Dia menambahkan, pemerintah tidak boleh jadi amatiran kali berbicara soal HAM. Apalagi pelanggaran HAM masa lalu menyangkut sejarah bangsa. Ini sepenuhnya masalah pertarungan ideologi politik pada masa lalu yang memang menimbulkan banyak korban dari berbagai pihak.


“Jangan sekali-sekali menyatakan suatu kelompok politik tertentu benar dan yang lain salah atau negara salah. Kalau ini dilakukan akan memunculkan kemarahan kelompok lainnya,” terangnya.

Kecuali, kata Jumhur, memang negara atau pemerintah saat ini secara ideologi politik merasa senapas dan sepaham dengan kelompok politik yang dianggap sebagai korban itu.

“Kalau itu ya kita jadi paham, politik ideologi pemerintah saat ini,” tutupnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya