Berita

Aktivitas Umat Tridharma di Klenteng Desa Glagahwero Panti Kabupaten Jember/RMOLJatim

Nusantara

Rayakan Imlek, Umat Tri Dharma Jember Kenang Jasa Gus Dur

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 08:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah Umat Tri Dharma di Jember, Jawa Timur, berduyun-duyun mendatangi Kelenteng Pay Lien San di Desa Glagahwero, Kecamatan Panti Kabupaten Jember, Minggu (22/1).

Kedatangan mereka untuk memperingati ibadah Imlek di salah satu kelenteng tertua di Jember itu. Mereka mengenakan busana bernuansa merah dan sebagian berwarna kuning untuk melakukan ritual keagamaan.

"Yang mengenakan busana kuning itu adalah petugas dari kelenteng," ujar Plt Ketua Tempat Ibadah Tri Darma, Pay Lien San, Jap Swie Liong atau Hery Nofem Stadiono, diwartakan Kantor Berita RMOLJatim, Senin (23/1).


Dijelaskan Heri, Tahun Baru Imlek yang bertepatan dengan 2023 Masehi adalah tahun kelinci dengan unsur air. Tahun ini hampir sama dengan tahun lalu, yakni tahun macan yang juga dengan unsur air.

Menurut Heri, tahun macan merupakan simbol gagah berani dan pantang menyerah.

"Hal ini bermakna pada tahun lalu, manusia menghadapi tantangan hebat dan seperti karakter macan yang selalu berusaha mendapatkan apa yang diinginkan," tutur pria 66 tahun ini.

Sedangkan kelinci merupakan simbol hewan yang selalu mencari aman, berhati-hati dan sembunyi jika ada musuh karena termasuk hewan yang lemah. Sehingga pada tahun kelinci kali ini, umat Tri Dharma berdoa agar ujian yang pernah terjadi di tahun sebelumnya, tidak lagi berlangsung lebih parah.

"Kalau kemarin berani, tahun sekarang waspada. Seperti kelinci kalau cari makan selalu tengok kanan tengok kiri," terangnya.

Dia menjelaskan, kelenteng Pay Lien San sendiri termasuk salah satu kelenteng tertua di Jember yang diperkirakan berdiri sejak sebelum Indonesia merdeka. Namun di masa Orde Baru, kelenteng ini membatasi aktivitas karena mematuhi kebijakan pemerintah.

"Saya baru berusia 6 tahun. Saat itu, tulisan-tulisan Cina harus diturunkan. Agar bisa tetap beraktivitas, kelenteng ini dari yang semula untuk tempat ibadah Konghucu berubah menjadi Tri Dharma dengan Buddha yang kita tonjolkan," jelas Hery.

Hery sendiri sebenarnya merupakan pemeluk Konghucu. Namun karena masuk sini, dia menyesuaikan diri untuk menghormati pemeluk Budha dan Taoisme, sehingga menjadi Tri Dharma.

"Baru setelah reformasi dan Gus Dur menjadi presiden, tempat ibadah Tri Dharma Pay Lien San Jember ini kembali aktif dan bisa beribadah bebas hingga saat ini. Presiden Gus Dur memberi kami kekuatan untuk bisa berekspresi," kenang Hery.

Meski demikian, umat Tri Darma tetap menjunjung tinggi toleransi sehingga dalam beribadah tidak sampai mengganggu warga sekitar.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya