Berita

Pengamat kebijakan publik dari Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie/Net

Politik

Wacana Jalan Berbayar di Jakarta, Jerry Massie: Ini Rezim Ajaib

SABTU, 21 JANUARI 2023 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana kebijakan baru Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait sistem jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP) di wilayah ibu kota menuai kritik publik, lantaran isunya bakal diberlakukan juga untuk motor termasuk ojek online (ojol).

Pengamat kebijakan publik dari Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie memandang tidak wajar rencana ERP diberlakukan bagi penguna jalan protokol di kawasan ibu kota yang menggunakan motor ataupun ojol.

"Ini rezim ajaib bikin jalan berbayar. Sistem parkir berbayar masuk akal. Tapi lewat jalan berbayar agak kurang waras," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (21/1).


Direktur P3S ini mempertanyakan keberpihakan kepemimpinan Pemprov DKI Jakarta sekarang ini, di mana tengah dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono yang merupakan mantan Kepala Sekretariat Presiden Jokowi.

"Ini PJ Gubernur Heru buta soal kebijakan publik. Emangnya jalan itu dia yang punya. Kenapa lewat jalan harus berbayar?" kata Jerry ketus.

"Kecuali jalan tol, itu sebuah keharusan. Tapi ini jalan protokol berbayar. Maka saya kira, penjabat DKI ini buta rules and regulation," demikian Jerry menambahkan. 

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya