Berita

Para pengunjuk rasa berbaris menentang kebijakan pemerintah tentang usia pensiun/Net

Dunia

Prancis Diserbu Pendemo, Desak Macron Batalkan Reformasi Usia Pensiun

JUMAT, 20 JANUARI 2023 | 06:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Prancis menghadapi pemogokan massal besar-besaran di mana para pekerja turun ke jalan untuk memprotes program reformasi Presiden Emmanuel Macron mengenai usia pensiun.

Transportasi umum sangat terpukul. Di beberapa jalur kereta api antar kota, hanya satu dari 10 layanan yang beroperasi. Sekolah juga ditutup, karena tiga perempat guru bergabung dalam protes.

Protes massal juga mempengaruhi penerbangan dan menurut laporan, pekerja kilang minyak pun berhenti bekerja. Sebagian besar jalur metro dan bus akan dikurangi layanannya.


Serikat pekerja memperkirakan ada satu juta orang yang turun ke jalan menentang rencana Macron untuk menaikkan usia pensiun dari 62 menjadi 64 tahun. Serikat berusaha agar demonstrasi ini bisa menggagalkan rencana pemerintah yang dituangkan dalam RUU baru yang akan disahkan parlemen.

Dikutip dari Euronews, lebih dari 200 aksi unjuk rasa diperkirakan akan berlangsung di sekitar Prancis, dengan satu aksi besar di Paris yang melibatkan semua serikat pekerja.

Pasokan listrik di seluruh negeri juga akan mengalami gangguan karena pekerja listrik berjanji untuk mengurangi pasokan sebagai bentuk protes yang berlangsung pada Kamis sampai -diperkiarakan- Sabtu.

Laporan mengenai aksi tersebut membuat Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin bergerak cepat dengan menyiagakan banyak aparat. Ia mengatakan bahwa 10.000 polisi disiagakan, lebih dari sepertiganya berada di ibu kota, termasuk mengawasi sekitar 1.000 demonstran yang mungkin melakukan "kekerasan".

Di bawah proposal yang diuraikan awal bulan ini oleh Perdana Menteri Elisabeth Borne, mulai tahun 2027 orang harus bekerja 43 tahun untuk memenuhi syarat mendapatkan dana pensiun penuh, dari yang semula hanya 42 tahun.

Itu artinya, berdasarkan rencana pemerintah, usia pensiun akan naik menjadi 63 tahun dari tahun 2027 dan kemudian menjadi 64 tahun pada tahun 2030.
Reformasi dalam sistem pensiun adalah suatu keharusan menurut pemerintah, karena rasio antara mereka yang bekerja dan pensiunan berkurang dengan cepat. Reformasi ini sejalan dengan hampir semua negara Eropa lainnya yang telah menaikkan usia pensiun resmi. Italia misalnya, memiliki usia pensiun 67, sama seperti Jerman. Sementara Spanyol memiliki usia pensiun 65, dan Inggris 66.

Jajak pendapat JFOP mengatakan, sekitar 68 persen masyarakat menolak aturan pensiun baru. Alasannya, itu akan menghukum mereka yang paling rentan dan meningkatkan ketidaksetaraan.

Namun, Macron justru mengatakan sebaliknya. Langkah itu diperlukan untuk mendanai kesejahteraan bagi populasi yang menua.

Ini bukan pertama kalinya Macron mencoba mereformasi sistem pensiun negara. Dia telah melakukan upaya tersebut pada 2019 tetapi kemudian terhalang oleh pandemi Covid-19. 

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Malaysia Fair 2026 Jadi Ajang Perluasan Pasar Medical Tourism di Indonesia

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:12

CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Ini Lokasi Parkir dan Rute Transportasi Umumnya

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:10

Begini Spek Bangunan SPPG di Daerah 3T yang Dibangun Kementerian PU

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:47

Sambut Nanik Deyang, APJI Minta Juknis Dapur MBG Dibenahi

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:01

Menteri PU Rampungkan 222 SPPG di Daerah 3T

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:48

KPK Panggil Motivator Ary Ginanjar Agustian di Kasus Gratifikasi IUP Kukar

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:45

Akulaku Finance Dukung Proses Hukum pada Tindakan Kecurangan

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:36

Mubes Kosgoro 1957: Berkas La Ode Beres, Sari Yuliati Belum Bayar Administrasi

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:18

Awas Kolesterol Naik! Ini 5 Tips Sehat Mengolah Daging Kurban ala Ahli Gizi UNS

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:57

AS Buka Jalur untuk 36 Kapal Bantuan Kemanusiaan di Selat Hormuz

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:33

Selengkapnya