Berita

Perdana Menteri Narendra Modi/Net

Dunia

India: Dokumenter BBC Tentang PM Modi adalah Propaganda yang Bias

JUMAT, 20 JANUARI 2023 | 06:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah India dibuat marah oleh sebuah film dokumenter tentang Perdana Menteri Narendra Modi yang baru-baru ini dirilis media Inggris, BBC.

Dalam pernyataannya pada Kamis (19/1), Kementerian Luar Negeri India mengutuk film yang berfokus pada tuduhan bahwa pemerintah Modi mendiskriminasi umat Islam dan bahwa PM Modi mungkin berperan dalam menghasut kerusuhan etnis pada 2002.

“Izinkan saya memperjelas bahwa kami pikir ini adalah bagian propaganda yang dirancang untuk mendorong narasi tertentu yang didiskreditkan,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arindam Bagchi, seperti dikutip dari NDTV.


Film itu sendiri belum diputar di India, tetapi laporan tentangnya sudah begitu meresahkan. Bagchi menekankan bahwa ia berbicara berdasarkan beberapa laporan internal Inggris.

“Bias, kurangnya objektivitas dan, sejujurnya, pola pikir kolonial yang berkelanjutan, terlihat jelas," kata Bagchi, menambahkan bahwa ada banyak pertanyaan tentang tujuan dan agenda di balik pembuatan film tersebut.

Episode pertama dari dua bagian film yang dirilis BBC itu bertajuk 'India: The Modi Question' ditayangkan pada Selasa. Menggambarkan kebangkitan Perdana Menteri Hindu ke tampuk kekuasaan dengan fokus pada kebijakannya terhadap minoritas Muslim India. Serial ini dibuka dengan melihat kembali tuduhan bahwa Modi gagal mencegah pembantaian ratusan Muslim pada tahun 2002.

Modi menjabat Ketua Menteri negara bagian Gujarat ketika sebuah kereta yang membawa peziarah Hindu diserang oleh massa Muslim hingga mengakibatkan 59 orang tewas.

Gelombang pembalasan menyusul, di mana umat Hindu menggeledah masjid dan membunuh umat Islam kala itu. Kerusuhan mematikan itu berlangsung hingga beberapa minggu. Sebanyak 1.044 orang tewas, di mana sekitar tiga perempatnya adalah umat Muslim.

Modi dituduh membiarkan kekerasan mengamuk. Ia diselidiki  oleh Mahkamah Agung India atas keterlibatan dalam peristiwa itu, tetapi kemuudian dibebaskan pada tahun 2012.

Kontroversi atas film dokumenter BBC melibatkan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, yang merupakan keturunan India.

Diminta pada Rabu untuk mengutuk keterlibatan Modi dalam pembantaian Gujarat oleh anggota parlemen Pakistan-Inggris Imran Hussain, Sunak menyatakan bahwa dia tidak setuju sama sekali dengan karakterisasi Modi yang dikemukakan Hussain.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya