Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, bersama Ridwan Kamil/Net

Politik

Ridwan Kamil Gabung Golkar, PPP Jabar: Semoga Bermanfaat untuk Jadi Pemimpin Sejati

JUMAT, 20 JANUARI 2023 | 04:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bergabungnya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjadi kader Partai Golkar menuai respons positif berbagai pihak. Tak terkecuali dari partai politik lain.

Bagi Penjabat Sementara (Pjs) Sekretaris DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jabar, Zaini Shofari, langkah Ridwan Kamil berlabuh ke Partai Golkar adalah hak politik setiap individu dalam menentukan pilihan politiknya, termasuk berpartai.

"Menyambut baik, RK (Ridwan Kamil) masuk parpol (Partai Golkar), agar lebih mengerti dan memahami tata kelola partai. Sehingga atmosfer dan dinamika kekuasaan, seutuhnya didalami," kata Zaini dalam keterangannya yang dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (19/1).


Ditambahkan Zaini, PPP Jabar merupakan parpol pengusung pasangan "Rindu" (Ridwan-Uu) pada gelaran Pilgub 2019 dengan suara terbesar, yakni 9 kursi bersama partai lain.

"PPP Jabar sudah banyak memberi pendidikan politik pada RK, termasuk saat prosesi panjang jelang Pilgub 2019, yang dimulai sejak Januari 2018 sampai hari ini," ujarnya.

Dengan bergabung bersama Partai Golkar, Zaini berharap Ridwan Kamil semakin mengerti anatomi demokrasi di Indonesia. Khususnya hubungan antarpartai dan konstituen.

"Semoga (Ridwan Kamil) dapat modal dasar yang bermanfaat untuk seutuhnya jadi pemimpin sejati," tandas Zaini.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, akhirnya menjadikan Partai Golkar sebagai parpol tempatnya berlabuh untuk mengarungi kontestasi Pemilu 2024.

Bergabungnya Ridwan Kamil diumumkan langsung Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, di Kantor DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (18/1). 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya