Berita

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati/Net

Politik

Disinyalir Nafsu Jadi Gubernur BI, "Episode Gelap" Sri Mulyani Diungkap Misbakhun

KAMIS, 19 JANUARI 2023 | 11:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada episode gelap tentang Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) yang terkesan sedang dihilangkan. Salah satu yang mulai disamarkan adalah aksinya mem-bailout Bank Century tahun 2008 silam.

Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengatakan, hasil audit BPK menyebut bailout Bank Century Rp 6,7 triliun hingga Rp 8,1 triliun tanpa dasar hukum karena Perppu 4/2008 telah ditolak DPR RI.

"Episode gelap perjalanan karier Menteri SMI harus secara obyektif disampaikan berimbang kepada rakyat dan generasi milenial bahwa SMI sebagai Menkeu sekaligus Ketua KSSK mengambil keputusan melanggar hukum karena melakukan bailout Bank Century," kata Misbakhun dalam keterangannya, Kamis (19/1).


Episode gelap lainnya, kata Misbakhun, SMI memang kerap hadir dalam krisis demi krisis yang dialami negara. Namun faktanya, Sri Mulyani justru menangani krisis dengan cara ekstrem, yakni menambah jumlah utang dengan bunga tinggi.

"Sejarah ini adalah faktual dan melekat dalam perjalanan karier Menkeu terbaik di dunia, SMI," sambung Misbakhun.

Namun, fakta-fakta tersebut kini diduga sengaja dikaburkan. Menkeu, kata Misbakhun, sedang memoles citra di media dengan cerita indah dan gemilang seakan tanpa aib dan episode gelap.

"Dugaan saya, poles citra indah ini karena ingin masuk menjadi Gubernur BI di bulan Mei 2023 ini. Maka kita harus membuka memori sejarah dan mengingatkan publik generasi milenial soal siapa jati diri SMI dengan lebih lengkap dan detail," tutup Misbakhun.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya