Berita

Tim penyelamat di lokasi jatuhnya helikopter di Kota Brovary, Ukraina/Net

Dunia

Iran Turut Berduka atas Kecelakaan Helikopter yang Menewaskan Mendagri Ukraina

KAMIS, 19 JANUARI 2023 | 06:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran menyampaikan duka cita kepada Ukraina atas kematian beberapa warga Ukraina dalam peristiwa kecelakaan helikoter yang terjadi pada Rabu (18/1).

Dalam sebuah pernyataan, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Nasser Kanaani menyatakan ia bersama Pemerintah Iran menyatakan belasungkawa kepada rakyat Ukraina dan pemerintah serta keluarga korban insiden tersebut dan berharap pemulihan yang cepat bagi yang terluka.

Pesawat yang ditumpangi Menteri Dalam Negeri Ukraina Denys Monastyrsky serta pejabat kementerian lainnya, jatuh di dekat taman kanak-kanak di kota Brovary, sekitar 20 kilometer timur laut Kiev. Anak-anak dan staf yang berada di dalam gedung tewas tertimpa pesawat, menurut kepala polisi nasional Ukraina Igor Klymenko dalam sebuah pernyataan di media sosial.


Jumlah yang tewas dikonfirmasi berjumlah 16 orang termasuk tiga anak-anak. Puluhan lainnya yang terluka saat ini berada dalam perawatan rumah sakit terdekat.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan Menteri Luar Negeri Turki. Ia mengaku terkejut dan sangat berduka.

"Saya mengetahui dengan sangat sedih berita tentang kecelakaan helikopter di Brovary dekat Kyiv," kata Mevlut Cavusoglu di Twitter.

Polisi masih terus mendalami penyebab kecelakaan. Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengatakan sedang mempertimbangkan kemungkinan adanya sabotase, kerusakan peralatan, dan pelanggaran aturan keselamatan sebagai kemungkinan penyebabnya.

Gambar yang beredar menunjukkan situasi di lokasi kejadian begitu kacau. Gedung yang hangus dan sisa-sisa helikopter di luar pintu masuk gedung apartemen terlihat menyedihkan. Foto lain menunjukkan korban tergeletak di samping taman kanak-kanak.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya