Pangeran Harry memegang senapan SLR saat berpatroli melalui kota sepi Garmisir, Afghanistan/Net
Pangeran Harry memegang senapan SLR saat berpatroli melalui kota sepi Garmisir, Afghanistan/Net
Dalam bukunya yang berjudul "Spare" Pangeran Harry mengklaim telah membunuh 25 pejuang Taliban saat bertugas untuk Angkatan Darat Inggris di Afghanistan.
Harry mengatakan dia menganggap orang-orang yang dia bunuh sebagai "bidak catur", bukan manusia, sebuah pernyataan yang kemudian memicu protes dari para veteran Inggris dan pejabat Taliban.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59
Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52
Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12
Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58
Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30
Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08
Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45
Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40