Pangeran Harry memegang senapan SLR saat berpatroli melalui kota sepi Garmisir, Afghanistan/Net
Pangeran Harry memegang senapan SLR saat berpatroli melalui kota sepi Garmisir, Afghanistan/Net
Dalam bukunya yang berjudul "Spare" Pangeran Harry mengklaim telah membunuh 25 pejuang Taliban saat bertugas untuk Angkatan Darat Inggris di Afghanistan.
Harry mengatakan dia menganggap orang-orang yang dia bunuh sebagai "bidak catur", bukan manusia, sebuah pernyataan yang kemudian memicu protes dari para veteran Inggris dan pejabat Taliban.
Populer
Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02
Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14
Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47
UPDATE
Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20
Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10
Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26