Pangeran Harry memegang senapan SLR saat berpatroli melalui kota sepi Garmisir, Afghanistan/Net
Pangeran Harry memegang senapan SLR saat berpatroli melalui kota sepi Garmisir, Afghanistan/Net
Dalam bukunya yang berjudul "Spare" Pangeran Harry mengklaim telah membunuh 25 pejuang Taliban saat bertugas untuk Angkatan Darat Inggris di Afghanistan.
Harry mengatakan dia menganggap orang-orang yang dia bunuh sebagai "bidak catur", bukan manusia, sebuah pernyataan yang kemudian memicu protes dari para veteran Inggris dan pejabat Taliban.
Populer
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02
Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19
Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30
Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28
Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21
UPDATE
Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28
Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13
Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57
Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44
Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30
Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19
Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15
Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58
Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57
Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53