Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin: Gaji Pekerja Naik, Ekonomi Rusia Jauh Lebih Baik dari yang Diperkirakan

RABU, 18 JANUARI 2023 | 07:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perang yang berkecamuk hampir satu tahun dengan Ukraina nampaknya tidak terlalu mempengaruhi pendapatan Moskow, setidaknya begitu menurut Presiden Rusia Vladimir Putin.

Berbicara lewat video pada pembukaan pertemuan pemerintah tentang masalah ekonomi pada Selasa (17/1), Putin mengatakan produk domestik bruto (PDB) Rusia turun hanya 2,1 persen dalam 11 bulan pertama tahun lalu, yang menurutnya jauh lebih baik dari yang diproyeksikan.

Menurut Putin, penurunan untuk setahun penuh diperkirakan menjadi 2,5 persen, sedangkan dinamika aktual tahun lalu positif.


Dia melanjutkan dengan mengatakan inflasi di Rusia pada 2022 adalah 11,9 persen, yang juga lebih rendah dari perkiraan, termasuk bank sentral negara itu.

Pada pertemuan Selasa, Putin juga menyerukan adanya peningkatan gaji warga Rusia pada 2023, mencatat bahwa kenaikan harga secara langsung memengaruhi pendapatan konsumen.

“Ini pada dasarnya penting baik untuk pendapatan riil warga negara maupun untuk perekonomian secara keseluruhan,” ujarnya, seperti dikutip dari RT.

Menurut Putin, pada kuartal pertama tahun ini inflasi akan turun menjadi 5 persen, dan pada kuartal kedua akan kurang dari 4 persen.

Berbicara tentang produsen gas Rusia, pemimpin Rusia mencatat bahwa mereka mengalami tahun yang baik di 2022.

“Pada saat yang sama, saya mencatat bahwa harga gas dunia telah meningkat secara signifikan karena tindakan negara-negara Barat, dan sebagai hasilnya, produsen dan eksportir gas Rusia telah memperoleh keuntungan yang baik selama dua tahun terakhir dan secara signifikan meningkatkan pembayaran ke negara tersebut. sistem anggaran,” kata Putin.

Dia juga mencatat bahwa produksi gas alam di Rusia pada tahun 2022 mengalami penurunan sebesar 11,8 persen.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya