Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komaruddin/Net

Politik

Capres Berkualitas Sulit Dilirik jika Pemilih Selalu Dimobilisasi

SELASA, 17 JANUARI 2023 | 22:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Diperlukan penguatan literasi politik bagi kelompok pemilih rasional dalam menilai figur calon pemimpin berdasarkan kapasitas atau tidak hanya sekadar populatitas di survei.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komaruddin mencontohkan, figur Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang menjadi salah satu figur calon presiden (capres) dalam Pemilu Serentak 2024.

Dikatakan Ujang, sosok Airlangga memang tidak masuk dalam kategori kandidat populer berdasarkan hasil survei. Tetapi, soal kapasitas dan kapabilitas tentu tidak bisa dipandang sebelah mata.


Pada Pemilu 2024, menurutnya, pemilih Indonesia bisa dikategorikan menjadi pemilih rasional yang mendasarkan pada visi-misi, program, kinerja, rekan jejak, gagasan, dan catatan baik dari kandidat. Artinya, tidak lagi soal popularitas di survei saja.

"Ketika politik Indonesia sudah mulai mengedepankan adu program, adu gagasan, maka pemilu akan menghadirkan politik ide dan gagasan sehingga pemilih rasional akan lebih menonjol dan menguat," ujar Ujang kepada wartawan, Selasa (17/1).

Tapi kalau selama ini pemilih masih emosional dan dimobilisasi, kata dia, maka rasionalitas akan terbelakang dan tidak akan menjadi prioritas.

Sedangkan di sisi lain, lanjutnya, ada pula pemilih emosional akan menjatuhkan pilihan berlandaskan kedekatan, kharismatik, ataupun hubungan keluarga.

"Pemilih kita ini anggap bagi dua pemilih yang rasional, juga pemilih yang emosional. Mudahnya seperti itu," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya