Berita

Rizal Ramli dalam sambutannya di acara perintatan 49 tahun Malari, di Teater Wahyu Sihombing, TIM, Cikini, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Hadiri Peringatan 49 Tahun Malari, RR: Demokrasi Dipreteli Jokowi

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 19:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memiliki latar belakang bukan aktivis dinilai tidak ikut andil dalam memperjuangkan demokrasi saat rezim otoriter Soeharto berkuasa.

Sialnya, ketika mantan Walikota Solo itu berkuasa karena hadirnya demokrasi, justru dia cenderung mendegradasi demokrasi bukan justru mempertahankan apalagi memperbaiki demokrasi di Tanah Air.  

Demikian disampaikan Ekonom Senior Dr Rizal Ramli dalam sambutannya di acara perintatan 49 tahun Malari, di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat pada Senin (16/1).


Bagi mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur ini, Jokowi tidak pernah berjuang untuk demokrasi.

"Seumur hidup dia cuma nyari duit doang gituloh. Karena demokrasi dia punya kesempatan jadi presiden. Tapi begitu berkuasa demokrasi dipreteli. Indeks Demokrasi turun 30 poin lebih,” sesal RR, sapaan akrab Rizal Ramli.

Mantan Kepala Bulog ini menyebutkan bahwa lembaga-lembaga penguat demokrasi seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilemahkan hingga fungsi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hanya jadi tukang stampel kebijakan pemerintah semata.

“KPK zaman Gus Dur kita mulai UU-nya jadi zaman Mega, dia (Jokowi) preteli. Hukum dipreteli, DPR dibikin kayak taman kanak-kanak (TK) semua manut doang,” cetusnya.

“Ini waktunya kita lakukan sesuatu,” demikian RR.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya