Berita

Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht memutuskan mengundurkan diri/Net

Dunia

Dikritik Terus-terusan, Menhan Jerman Christine Lambrecht Nyerah dan Mundur

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 19:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht telah mengumumkan pengunduran diri setelah banyak kebijakannya dikritik, termasuk tanggapan terhadap perang antara Rusia dan Ukraina.

Lambrecht yang berasal dari Partai Sosial Demokrat (SPD) mengatakan ia telah memberikan surat pengunduran diri kepada Kanselir Olaf Scholz pada Senin (16/1).

"Hari ini saya meminta kanselir untuk memberhentikan saya dari jabatan menteri pertahanan federal," ujar Lambrecht, seperti dikutip Reuters.


Pengganti Lambrecht diperkiran antara Komisaris Parlemen untuk Angkatan Bersenjata Eva Hoegl, Menteri Muda Pertahanan Siemtje Moeller, Ketua Partai SPD Lars Klingbeil, dan Menteri Tenaga Kerja Hubertus Heil.

Keputusan Lambrecht untuk mundur muncul di tengah gelombang kritik terhadapnya terkait kegagalan Jerman menangani perang di Ukraina.

Bahkan kredibilitas Lambrecht dipertanyakan usai beberapa tank infanteri Puma tidak berfungsi selama latihan militer baru-baru ini.

Beberapa waktu sebelum Rusia menginvasi Ukraina, Lambrecht diejek karena berencana mengirim 5.000 helm ke Kyiv.

Kemudian pada Mei tahun lalu, ia dikecam lantaran mengizinkan sang putra menemaninya dengan helikopter pemerintah dalam perjalanan liburan keluarga.

Lambrecht kemudian mendapat kecaman keras pada awal Januari atas video yang diunggah di media sosial, di mana dia merenungkan akhir tahun 2022 yang berakhir dengan perang berkecamuk di Eropa.

Menggunakan latar belakang kembang api selama perayaan Tahun Baru di Berlin, Lambrecht mengatakan perang di Ukraina telah menghasilkan banyak pengalaman khusus dan kesempatan untuk banyak pertemuan dengan orang-orang hebat dan menarik.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya