Ahmad Noor Supit/Net
Ahmad Noor Supit/Net
Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI), Ismail Marasabessy menyebut, penerbitan SK Presiden tersebut tidak mempertimbangkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan asas-asas umum pemerintahan yang baik.
“SK Presiden ini melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku, karena saudara ANS diduga terafiliasi dengan salah satu partai politik," kata Ismail dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/1).
Populer
Senin, 16 Februari 2026 | 12:00
Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12
Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18
Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59
Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17
Senin, 23 Februari 2026 | 01:19
Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19
UPDATE
Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10
Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08
Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25
Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11
Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01
Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34
Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11
Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00
Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25
Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23