Ahmad Noor Supit/Net
Ahmad Noor Supit/Net
Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI), Ismail Marasabessy menyebut, penerbitan SK Presiden tersebut tidak mempertimbangkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan asas-asas umum pemerintahan yang baik.
“SK Presiden ini melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku, karena saudara ANS diduga terafiliasi dengan salah satu partai politik," kata Ismail dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/1).
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50
Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59
UPDATE
Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18
Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12
Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02
Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02
Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00
Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49
Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45
Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30
Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14
Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01