Ahmad Noor Supit/Net
Ahmad Noor Supit/Net
Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI), Ismail Marasabessy menyebut, penerbitan SK Presiden tersebut tidak mempertimbangkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan asas-asas umum pemerintahan yang baik.
“SK Presiden ini melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku, karena saudara ANS diduga terafiliasi dengan salah satu partai politik," kata Ismail dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/1).
Populer
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
UPDATE
Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20
Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12
Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58
Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54
Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11
Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00
Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56
Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27
Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02
Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52