Ahmad Noor Supit/Net
Ahmad Noor Supit/Net
Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI), Ismail Marasabessy menyebut, penerbitan SK Presiden tersebut tidak mempertimbangkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan asas-asas umum pemerintahan yang baik.
“SK Presiden ini melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku, karena saudara ANS diduga terafiliasi dengan salah satu partai politik," kata Ismail dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/1).
Populer
Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Senin, 02 Februari 2026 | 13:47
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41
Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51
UPDATE
Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17
Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13
Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08
Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00
Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51
Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32
Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27
Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20
Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08
Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06