Ahmad Noor Supit/Net
Ahmad Noor Supit/Net
Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI), Ismail Marasabessy menyebut, penerbitan SK Presiden tersebut tidak mempertimbangkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan asas-asas umum pemerintahan yang baik.
“SK Presiden ini melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku, karena saudara ANS diduga terafiliasi dengan salah satu partai politik," kata Ismail dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/1).
Populer
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52
Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39
Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29
UPDATE
Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:26
Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:23
Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:20
Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:14
Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:04
Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:54
Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:42
Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:22
Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:17
Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:03