Berita

Poster yang terpasang di sekitar lokasi peringatan 49 tahun tragedi Malari/RMOL

Politik

Hariman Siregar Heran, Kok Ada Orang yang Ingin Presiden 3 Periode dan Tunda Pemilu

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 16:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peringatan tragedi Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) 1974 tahun ini mengusung tema besar  “Menolak Lupa Pertahankan Demokrasi”. Bukan tanpa alasan kuat kenapa tema tersebut diusung.

Pentolan Aktivis Malari Hariman Siregar mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini ada upaya pihak-pihak tertentu untuk melanggengkan kekuasaan. Ia merasa heran dengan adanya wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiga periode hingga mengupayakan tunda Pemilu 2024.

“Kita pilih menolak lupa dan pertahankan demokrasi karena akhir-akhir ini ada beberapa isu, kok tiba-tiba ada orang yang pikirannya mau tiga periode? Mau tunda Pemilu? Mau perpanjang masa jabatan?” tegas Hariman dalam sambutannya di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat pada Senin (16/1).


Sebab, kata Hariman, wacana-wacana yang berkembang tersebut tidak memiliki dasar serta legitimasi yang kuat. Ia menegaskan, dalam UUD 1945 sangat jelas bahwa kekuasaan itu dibatasi karena bisa menimbulkan potensi korupsi dan penyimpangan.

“Kalau tunda Pemilu karena alasannya gak ada duit, kenapa bikin IKN gitu loh? Kalau tiga periode bagaimana perjuangan dari tahun 1945 sampai 1998?” pungkasnya.

Turut hadir aktivis pro demokrasi hingga ekonom senior antara lain Rizal Ramli, Anthony Budiawan, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, Iwan Sumule, Ratna Sarumpaet, Teguh Santosa, dan Bursah Zarnubi. Kemudian, hadir pula Politikus PDIP sekaligus Aktivis ‘98 Masinton Pasaribu, hingga Effendy Simbolon dan ratusan aktivis lainnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya