Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Beda Pendapat dengan KPU, Caleg Boleh Ikut Sosialisasi di Luar Jadwal Kampanye

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 15:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Teknis sosialisasi peserta pemilu di luar jadwal kampanye Pemilu Serentak 2024 antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) punya pandangan yang berbeda.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan, dalam rumusan peraturan teknis sosialisasi yang tengah disusun KPU RI, pihaknya memasukan usulan pandangan mengenai cara-cara sosialisasi dan siapa saja yang berhak mengikutinya.

"Bolehkah bapak ibu (caleg) memperkenalkan diri semua? Ini saya agak berbeda (pandangan) dengan Mas Hasyim (Ketua KPU) dan KPU," ujar Bagja dalam Rakernas Partai Buruh di Hotel Ciputra, Grogol, Jakarta Barat, Senin (16/1).


"Pada saat ini kami sedang menyusun, rencananya PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) tentang sosialisasi bapak ibu semua," imbuhnya.

Bagja menguraikan, Bawaslu memandang perlu dibuka sosialisasi kepada caleg. Pandangan ini berbeda dengan KPU yang rencananya hanya akan memberlakukan sosialisasi untuk struktur teratas parpol, dalam hal ini Ketua Umum dan Sekjen.

"Yang jelas bapak dan ibu (caleg) boleh pasang spanduk tidak? Boleh. Bapak ibu boleh pasang foto tidak? Boleh. Bapak ibu boleh sosialisasi di masjid tidak? Tidak boleh. Ini (menjadi) batasannya," terangnya.

Anggota Bawaslu RI dua periode ini menambahkan, pengecualian pelaksanaan sosialisasi di tempat ibadah merupakan satu materiil aturan yang rencananya juga diatur dalam PKPU yang masih disusun KPU RI.

"Tempat ibadah baik masjid, gereja, pura, wihara, kami tidak memperkenankan bapak ibu (caleg) untuk sosialisasi," demikian Bagja menambahkan. 

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya