Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/Repro

Hukum

Anggaran KPK Tahun 2023 Menurun, Nilainya Rp 1,27 Triliun

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 14:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan anggaran dari pemerintah pada 2023 sebesar Rp 1.276,7 miliar (Rp 1,27 Triliun). Pagu anggaran itu mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, yakni pada 2022 sebesar Rp 1.303,6 miliar.

Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan, dalan lima tahun terakhir, anggaran KPK mengalami kenaikan. Bahkan, pada 2022, anggaran yang diberikan oleh negara kepada KPK sebesar Rp 1.303.673.972.000 (Rp 1.303,6 miliar/Rp 1,3 Triliun).

"Dari anggaran tersebut, dapat kita lakukan realisasi atau kita serap sebesar Rp 1.266.705.444.822 dan capaian tahun ini yang tertinggi serapan anggaran sebesar 97,2 persen. Dan ini sesuai dengan laporan tanggal 31 Desember 2022," ujar Firli.


Firli menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2023 KPK di Gedung Juang pada Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin siang (16/1).

Selain itu kata Firli, jika melihat prospek tahun 2023, sejarah historis KPK dalam perencanaan anggaran tahun 2023 mengalami fluktuatif. Dan hal itu perlu negosiasi dengan pemerintah, maupun DPR.

Firli membeberkan, pada 2023, pagu anggaran indikatifnya hanya sebesar Rp 1.035 miliar. KPK pun mengusulkan tambahan sebesar Rp 241,1 miliar. Sehingga, total semuanya yang dikukuhkan sebesar Rp 1.276,7 miliar.

"KPK juga mengajukan usulan pada bulan September 2022 di mana ada tambahan lebih kurang Rp 432 miliar. Namun usulan tersebut tidak bisa dipenuhi, sehingga pagu definitif kita ditetapkan oleh pemerintah Rp 1.276,7 miliar," pungkas Firli.

Anggaran itu pun dibagi ke semua kedeputian. Untuk Kesekretariatan KPK dengan jumlah pegawai sebanyak 454 pegawai mendapatkan anggaran sebesar Rp 807.955.428.000; untuk Kedeputian Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK dengan jumlah pegawai sebanyak 89 orang mendapatkan anggaran sebesar Rp 63.221.015.000.

Selanjutnya untuk Kedeputian bidang Pencegahan dan Monitoring dengan 160 pegawai mendapatkan anggaran Rp 53.297.606.000; Kedeputian bidang Penindakan dan Eksekusi dengan 452 pegawai mendapatkan anggaran sebesar Rp 57.765.038.000.

Kemudian, Kedeputian bidang Koordinasi dan Supervisi dengan 108 pegawai mendapatkan anggaran sebesar Rp 28.485.217.000; dan Kedeputian Bidang Informasi dan Data dengan 282 pegawai mendapatkan anggaran sebesar Rp 192.601.533.000.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya