Berita

Presiden Serbia Aleksandar Vucic/Net

Dunia

Presiden Vucic: PM Kosovo adalah 'Zelensky Baru' dan Saya adalah 'Putin Kecil'

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 08:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Klaim mengejutkan muncul dari pernyataan Presiden Serbia Aleksandar Vucic yang mengibaratkan Perdana Menteri Kosovo sebagai 'Zelensky baru'.

Selama pertemuannya dengan Penasihat Departemen Luar Negeri AS Derek Chollet, Vucic mengatakan konflik Serbia-Kosovo makin berlarut-larut dengan situasi yang lebih sulit, karena negara-negara besar mengakui kemerdekaan Kosovo.

“Ini situasi yang sulit bagi kami, semua kekuatan besar telah mengakui kemerdekaan Kosovo," kata Vucic serata menambahkan ia sebenarnya tidak terkejut dengan kenyataan itu.


Vucic menegaskan sikap Beograd yang tidak akan berubah; memandang Kosovo sebagai wilayah yang memisahkan diri dari Serbia, meskipun Pristina telah mendapat pengakuan dari beberapa negara termasuk AS dan sekutunya.

Menurut Vucic, Perdana Menteri Kosovo Albin Kurti tanpa henti berusaha menggambarkan dirinya sebagai korban agresi Serbia yang merebut perbatasannya. Bahkan, Vucic menyebut pemimpin Kosovo itu tidak jauh berbeda dengan Presiden Ukraina Volodymir Zelensky: sama-sama berperan sebagai korban.

“Perbatasan tidak ditentukan oleh Kurti, tetapi oleh hukum internasional. Ini adalah salah satu pesan putus asa di mana dia mencoba menampilkan dirinya sebagai korban, sebagai 'Zelensky baru'," tandas Vucic di hadapan Chollet, "dan saya sebagai putin kecil," tambahnya.

Serbia dan Kosovo berselisih hampir sepanjang tahun 2022 atas rencana Pristina untuk melarang pelat nomor yang dikeluarkan Beograd di yurisdiksinya, sebuah Iminisiatif kontroversial yang memicu ketegangan berulang antara etnis Serbia dan etnis Albania di wilayah tersebut.

Unit polisi bersenjata berat Kosovo dikerahkan ke daerah berpenduduk Serbia, mendorong penduduk setempat untuk melakukan protes dan mendirikan barikade sebagai tanggapan.

Ketegangan itu kembali terjadi tahun ini, pemicunya dua pemuda Serbia terluka dalam penembakan di dekat kota Strpce saat keduanya sedang berjalan dan membawa ranting pohon ek tradisional sebagai bagian dari perayaan Natal Ortodoks.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya