Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Pihak berwenang setempat mengatakan, peristiwa yang terjadi di sebuah pusat kebudayaan di Desa Tonenkpye, yang digunakan kembali untuk menyimpan amunisi bagi angkatan bersenjata Rusia, terjadi karena penanganan granat yang "ceroboh".
Korban luka segera dilarikan ke rumah sakit, sementara delapan personel dilaporkan hilang, menurut kantor berita Interfax, Minggu (15/1).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17