Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Arab Saudi Utamakan Calon Jemaah yang Belum Pernah Berhaji

MINGGU, 15 JANUARI 2023 | 12:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kerajaan Arab Saudi telah merilis aturan pendaftaran haji untuk tahun ini. Pendaftaran sendiri akan diprioritaskan bagi calon jemaah yang belum pernah menunaikan ibadah haji sebelumnya.

Dimuat The National pada Minggu (15/1), Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyebut aplikasi calon jemaah yang sebelumnya sudah berhaji akan ditolak.

Pada Kamis (12/1), kementerian telah mengumumkan aturan wajib vaksinasi meningitis, influenza, dan Covid-19 untuk para calon jemaah haji.


Calon jemaah haji juga tidak boleh menderita penyakit kronis akut atau penyakit menular apa pun.

Kemudian pada Minggu, kementerian menyebut calon jemaah haji tidak bisa menambah pendamping jika sudah membayar biaya.

Calon jemaah haji sendiri hanya akan memiliki visa haji khusus selama di Arab Saudi.

Arab Saudi telah membuka pendaftaran haji di dalam negeri pada pekan lalu, dengan harga paket 3.984 riyal. Jemaah domestik memiliki pilihan untuk membayar biaya paket haji dalam tiga kali cicilan, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang harus dibayar penuh sekaligus.

Cicilan dilakukan dengan skema 20 persen untuk pendaftaran, kemudian angsuran dua kali 40 persen.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya