Berita

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Ubedilah Badrun: Sepertinya Megawati Kecewa Berat dengan Jokowi

MINGGU, 15 JANUARI 2023 | 07:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri seperti sedang kecewa berat dengan Presiden Joko Widodo. Kekecewaan itu kemudian diluapkan dengan sejumlah sentilan saat memberi sambutan di acara HUT ke-50 PDIP beberapa waktu lalu.

Begitu kata analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/1). Menurutnya, sentilan yang disampaikan Megawati tidak bisa dianggap sepele.

"Sentilan Megawati kepada Jokowi saat ulang tahun PDIP memiliki makna politik yang dalam. Setidaknya ada tiga makna penting," ujarnya.


Pertama kata Ubedilah, memiliki makna penegasan bahwa Jokowi hanyalah petugas partai yang ditugaskan partai untuk mengurusi negara menjadi presiden. Karena itu, tidak mungkin Jokowi jadi presiden pada 2014 dan 2019 jika tidak diusung PDIP.

Makna kedua, ada ekspresi kesal dari Megawati pada Jokowi karena tidak sedikit perintah dan kritik yang diabaikan Jokowi. Katanya, Megawati menghendaki Menko LBP di-reshuffle, tetapi sampai saat ini tidak dilakukan Jokowi.

Contoh lain, kata Ubedilah, yakni Megawati sangat keras menolak wacana tiga periode atau penundaan pemilu, tetapi Jokowi membiarkan relawannya mengkampanyekan tiga periode atau penundaan pemilu. Bagi Megawati, hal itu adalah pengkhianatan pada konstitusi.

"Makna ketiga, menunjukkan bahwa Megawati tidak mendukung capres yang diendorce Jokowi. Sepertinya Megawati kecewa berat dengan Jokowi," pungkas Ubedilah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya