Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir/Ist

Politik

Bertemu Bupati Sumedang, Mardiono: Kader PPP Harus Berlomba Berbuat Baik Bagi Indonesia

MINGGU, 15 JANUARI 2023 | 00:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menyempatkan menggelar pertemuan dengan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di sela persiapan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-50 PPP di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Dikatakan Mardiono, pertemuan dengan Dony Ahmad Munir yang merupakan kader PPP, untuk membahas tentang penanganan stunting yang menjadi salah satu kosen Pemerintah Kabubaten Sumedang.

“Kami menindaklanjuti apa yang dipresentasikan Pak Bupati kepada Pak Presiden tentang penanganan stunting yang mendapat apresiasi baik,” ujar Mardiono, di Gedung Negara, Kantor Bupati Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (14/1).


Mardiono mengaku akan mendorong program penurunan stunting dengan platform digital yang dicetuskan kadernya itu, yaitu Simpati atau Sistem Pencegahan Stunting Terintegrasi.

“Karena sekarang saya diberi tugas sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan tentu aplikasi ini yang dibutuhkan, menindaklanjuti arahan Pak Presiden. Ini gayung yang bersambut,” ungkapnya.

“Prinsipnya kami akan berbuat baik untuk Indonesia. Termasuk seluruh kader PPP, saya mengarahkan juga untuk berlomba-lomba, berprestasi bagi Bangsa Indonesia,” sambungnya.

Adapun Harlah ke-50 PPP di Sumedang akan dilaksanakan pada Minggu (15/1), di Alun-Alun Sumedang, Jawa Barat.

Dalam rangkaian Harlah kali ini terdapat senam simpati, gerak jalan santai, penampilan qasidah, penampilan tari umbul, pembagian doorprize, dan hiburan lainnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya