Berita

Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht/Net

Global

Tak Tahan Dikecam, Menhan Jerman Christine Lambrecht Dikabarkan Mengundurkan Diri

SABTU, 14 JANUARI 2023 | 07:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah media nasional Jerman pada Jumat (13/1) melaporkan tentang rencana pengunduran diri Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht.

Harian Bild yang pertama melaporkan rencana pengunduran diri Lambrecht dari Kabinet yang dipimpin Kanselir Olaf Scholz merupakan keputusan pribadi.

Harian Sueddeutsche juga mengatakan bahwa menteri, yang berasal dari Partai Sosial Demokrat itu, berencana untuk mundur dalam minggu mendatang.


Saluran berita NTV menambahkan bahwa pencarian sedang dilakukan di dalam partai untuk pengganti menteri.

Kabar pengunduran diri Lambrecht datang setelah dirinya mendapat kecaman keras dalam beberapa pekan terakhir atas video pesan tahun baru yang dipostingnya di media sosial. Dalam video itu, ia merenungkan tahun yang berakhir dengan perang yang berkecamuk di tengah Eropa.

Berdiri dengan latar belakang kembang api selama perayaan Tahun Baru di Berlin, Lambrecht mengatakan perang di Ukraina telah mendatangkan banyak pengalaman khusus dan kesempatan untuk banyak pertemuan dengan orang-orang hebat dan menarik.

Media Jerman terkemuka mengecam pidato itu yang dianggapnya tidak layak untuk seorang menteri. Beberapa komentator mengatakan dia tidak lagi dapat dipertahankan sebagai menteri.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina, Lambrecht kerap mengecam respon gagap Jerman terhadap konflik.

Menteri itu diejek pada Januari 2022 karena pengumumannya bahwa Jerman akan mengirim 5.000 helm ke Kyiv, ketika pemerintah Ukraina mencari senjata berat untuk menangkal invasi Rusia.

Sebuah jajak pendapat baru-baru ini oleh Civey menemukan bahwa 77 persen warga Jerman menginginkan Lambrecht dicopot sebagai menteri pertahanan.

Hanya 13 persen dari 5.000 orang yang disurvei menginginkan dia mempertahankan jabatannya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya