Berita

Cuplikan video viral Pakistan/Net

Dunia

Viral Video yang Ungkap Krisis Pangan Pakistan adalah Buatan Pemerintah

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 19:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Postingan video di media sosial viral usai mengklaim pemerintah sebagai dalang dari krisis pangan di Pakistan.

Dalam video yang dirilis pada Kamis (12/1), terlihat seorang pria merekam dirinya sendiri kemudian menyoroti tumpukan karung gandum.

Ia menuduh pemerintah sangat lambat dalam mengantisipasi adanya krisis pangan di Pakistan. Pria itu yakin, krisis dapat dicegah jika saja pemerintah mengambil tindakan yang tepat waktu.


Tumpukan gandum yang busuk itu menjadi cerminan kegagalan pemerintah dalam melakukan pencegahan.

Dimuat ANI News, harga gandum meroket dalam beberapa hari terakhir dengan 1kg biji-bijian seharga 160 Rupee Pakistan atau setara Rp 10 ribu perkilo.

Pakistan telah mencari bantuan global untuk membangun kembali negara yang masih terhuyung-huyung di bawah kehancuran akibat banjir besar yang melanda negara itu tahun lalu.

Media sosial Pakistan dibanjiri sejumlah video di mana warga terlihat menuduh pemerintah dan berdesak-desakan untuk mendapatkan makanan, termasuk bahan pokok.

Salah satu yang viral di seluruh dunia, menunjukkan bagaimana orang-orang di provinsi Khyber Pakhtunkhwa berjuang mendapatkan tepung dari beberapa pria bersenjata yang mendistribusikan paket gandum dari truk mini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya