Berita

Mantan Menteri Koordinator bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Tax Ratio Merosot, Sri Mulyani Memang Payah!

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 14:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo di sektor ekonomi dinilai belum menunjukkan hasil membanggakan.

Mantan Menteri Koordinator bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Rizal Ramli secara khusus menyoroti kinerja Menteri Keuangan Sri Mulyani yang tidak mampu menaikkan rasio pajak atau tax ratio.

Bahkan dikatakan Rizal Ramli, penerimaan pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini masih kalah jauh dibandingkan dengan saat ia duduk di pemerintahan era Presiden Gus Dur.


"Tahun 2001, tax ratio terhadap GDP sudah 11,5%, tapi hari ini malah merosot ke 9,5%. SMI (Sri Mulyani Indrawati) memang payah," kritik Rizal Ramli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/1).

RR, sapaan Rizal Ramli memaparkan, rendahnya rasio pajak terjadi karena pemerintah hanya mampu menaikkan pajak terhadap masyarakat kecil. Sedangkan kepada pengusaha kelas kakap, pemerintah tidak punya keberanian.

"Untuk orang kaya malah diberi tax amnesty, tax holiday dan lain-lain. Bisanya hanya ngutang, ngutang lagi dengan bunga tinggi," tegas RR.

Belum lagi kebijakan pemerintah yang tidak pandai memilih prioritas. Dalam dua tahun terakhir, RR melihat pemerintah lebih sering menghabiskan uang negara demi mementingkan proyek tak penting.

"2,5 tahun terakhir, pengeluaran meningkat pesat, sebagian karena memang untuk atasi Covid, tapi sebagian besar lain pengeluraan proyek belum perlu. Kejagoan SMI hanya ngutang dengan bunga tinggi dan naikkan pajak rakyat," tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya