Berita

Polisi Rwanda berdiri di dekat rambu jalan di Palma, Cabo/Afrika News

Dunia

Amnesty Afrika Sesalkan Insiden Pembakaran Mayat oleh Tentara di Mozambik

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 06:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amnesty Internasional buka suara terkait video viral yang memperlihatkan sejumlah tentara melemparkan mayat ke tumpukan barang-barang rumah tangga yang terbakar di Mozambik utara.

Dalam pernyataannya pada Kamis (12/1), lembaga itu mengatakan bahwa insiden terbaru memberikan sekilas tentang apa yang terjadi jauh dari pandangan dalam perang di wilayah tersebut.

Gambar yang dibagikan secara luas sejak Selasa, yang diyakini terjadi pada sekitar November, menunjukkan pria berseragam militer melemparkan mayat ke dalam api di mana setidaknya satu tubuh lainnya sudah terbakar.


Nampak seseorang menuangkan cairan ke sisa-sisa mayat. Sementara yang lainnya, termasuk seorang tentara dengan lambang Afrika Selatan, menonton dan memfilmkan adegan itu dengan ponsel.

"Gambar-gambar ini memberikan sekilas tentang apa yang terjadi jauh dari perhatian media internasional dalam perang yang terlupakan ini di Cabo Delgado, provinsi miskin yang berbatasan dengan Tanzania," kata Tigere Chagutah, direktur Amnesty untuk Afrika Selatan, seperti dikutip dari Africa News.

Sangat sedikit jurnalis internasional yang diizinkan bekerja di Mozambik dengan zona konflik yang sulit diakses.

"Sungguh tragis bahwa kekerasan terhadap warga sipil, pembunuhan di luar hukum dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya terus terjadi di wilayah tersebut," kata Chagutah.

"Kremasi jenazah-jenazah ini sangat disesalkan dan kemungkinan merupakan pelanggaran hukum humaniter internasional, yang melarang mutilasi jenazah dan mengharuskan jenazah diperlakukan dengan hormat," tambahnya.

Tentara Afrika Selatan mengatakan pasukan regional yang dikerahkan di Mozambik telah melakukan proses investigasi untuk menangkap para pelaku.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya