Berita

PP HIMMAH saat gelar aksi/RMOL

Politik

HIMMAH Desak Kejagung Dalami Dugaan Korupsi BTS Kominfo

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 04:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pimpinan  Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) menggelar aksi di depan kantor Kajaksaan Agung Republik Indonesia di Jalan Panglima Polim. Mereka meminta usut tuntas kasus korupsi proyek BTS 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI tahun 2020 sampai dengan 2022.

Dalam orasinya, koordinator lapangan, Sahala Pohan meminta Kejagung mengusut tuntas kasus ini jangan pandang bulu.

"Usut tuntas kasus dugaan korupsi Proyek BTS 4G dan 5 BAKTI Kemenkominfo, periksa seluruh pihak dan oknum yang terlibat." teriak Sahala dari atas mobil komando.


Selain itu, ia juga menambahakan bahwa kasus ini jangan berhenti di swasta dan pernolia Kominfo saja, jikalau terlibat Menkominfo Jhonny G. Plate segera tersangkakan." Tegas Sahala.

Ratusan kader dan simpatisan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) telah tiba dengaan membawa mobil komando dan spanduk panjang yang bertuliskan ' Usut Tuntas Kasus Korupsi BTS Kominfo, Tangkap dan Periksa Menkominfo Jhonny G. Plate'.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Jenderal PP HIMMAH, Saibal Putra yang ikut memimpin aksi demonstarsi HIMMAH di Kejagung. Menurutnya, kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan BTS 4G dan BAKTI Kominfo itu mencapai Rp 1 triliun.

"Kami meminta Kejagung mengusut tuntas kasus yang merugikan Negara ini kurang lebih Rp 1 Trilyun, jangan berhenti di hanya di pimpinan perusahaan dan Dirut BAKTI saja, tetapi apabila terbukti aliran tersebut ke Menteri Komuniaksi dan Informatika Jhonny G. Plate,  segera tetapkan tersangka baru," ungkapnya

Perhitungan sementara itu berdasarkan nilai kontrak dalam proyek tersebut yakni Rp 10 Triliun.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya