Berita

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin/Net

Global

Dubes Vasyl: Rusia Tidak Bisa Diajak Bernegosiasi

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 00:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kapabilitas Rusia untuk melakukan negosiasi damai dengan Rusia tentu sangat diragukan oleh Ukraina.

Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin yang menyebut Rusia sama sekali tidak bisa diajak untuk berbicara.

"Mereka (Rusia), sama sekali tidak bisa diajak bernegosiasi," ujar Dubes selama konferensi pers pada Kamis (12/1).


Menurut Vasyl, sangat naif jika banyak orang mengira Rusia mampu untuk diajak bernegosiasi.

"Pesan saya, jangan naif, mereka tidak menginginkan formula perdamaian apapun," tegasnya.

Dubes menjelaskan bahwa apa yang diinginkan Rusia sejatinya bukanlah perdamaian, melainkan kehancuran Ukraina dan wilayah mereka.

"Tujuan utama mereka adalah mengahancurkan bangsa Ukraina dan mengambil wilayah kami," ungkapnya.

Dikatakan Vasyl, jalan negosiasi untuk mengakhiri perang nampaknya akan sulit bagi Rusia dan Ukraina.

Masing-masing pihak mengklaim hanya bisa bernegosiasi dengan ketentuan yang mereka inginkan.

Presiden Vladimir Putin dengan sadar sempat mengatakan jalan damai pasti akan ditempuh untuk mengakhiri permusuhan, meskipun mereka masih saja belum menghentikan invasi hingga 10 bulan terakhir.

Sementara itu, Presiden Volodimir Zelensky dengan tegas menolak negosiasi yang akan merugikan negaranya, karena baginya kedamaian hanya bisa diarih jika seluruh wilayah yang diokupasi Rusia kembali pada Kyiv.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya