Berita

Dua buku digital yang diluncurkan oleh Satupena/Ist

Politik

Hadiah Untuk Publik, Satupena Luncurkan 2 Buku Digital

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 23:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Satupena meluncurkan dua buku digital dalam acara Satupena Awards 2022 pada Kamis (12/1). Dalam buku berisi tulisan para anggotanya.

Dua buku yang diluncurkan itu merupakan hasil persembahan bersama dari para anggota Satupena, yang berjudul "Kenang, Kenanglah Kami yang Terbaring di Kanjuruhan" dan "Azyumardi Azra, Sang Intelektual Organik Yang Rendah Hati".

Menurut Satrio Aris Munandar, Sekretaris Jenderal Satupena, yang juga menjadi editor dalam buku Kanjuruhan ini mengatakan bahwa tragedi Kanjuruhan merupakan sebuah tragedi kemanusiaan yang menjadi catatan sejarah yang buruk.


Untuk itu, ia bersama anggota Satupena yang lain memutuskan untuk mempersembahkan buku ini untuk mengenang para korban Kanjuruhan yang meninggal dunia.

"Kanjuruhan bukan sekadar tragedi sepak bola, tetapi juga suatu tragedi kemanusiaan yang menggerakan seluruh dunia, hingga Raja Charles dan Paus menyampaikan duka citanya. Oleh karena itu teman-teman Satupena merasa tersentuh dan memutuskan untuk menulis catatan sejarah ini," ujar Satrio Aris Munandar dalam acara peluncuran buku.

Sementara itu, buku lainnya juga dipersembahkan oleh Satupena khusus untuk mengenang tokoh besarnya, Prof Azyumardi Azra yang menjadi Dewan Penasihat di lembaga ini.

Menurut editor dari buku tersebut, Swary Utami Dewi, Prof Azyumardi adalah salah satu tokoh terkemuka di Indonesia, bahkan dunia, yang sangat memiliki kerendahan hati, dan menjadi tokoh intelektual organik.

Menurutnya, kekritisan yang kerap kali disuarakan oleh Azyumardi telah menjadikan ia sebagai tokoh intelektual yang tidak bisa dibeli oleh apapun. Untuk itu banyak masyarakat yang merasa kehilangan atas kepergiannya.

"Karena saya sedih dan banyak orang yang sedih. Saya izin mengumpulkan tulisan dari 31 penulis yang ingin turut mengenang Prof Azyumardi Azra," ujarnya.

Sebagai sebuah persembahan, buku ini dibagikan secara gratis untuk publik dalam bentuk PDF, melalui tautan di bawah ini:

https://drive.google.com/drive/folders/1AXybwwrzzMalA4pJpYiKiEoCsv_4QOEc

Kedua buku tersebut ditulis oleh anggota Satupena yang telah memiliki nama, dan mempersembahkan karya tersebut untuk bisa diakses secara mudah oleh publik.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya