Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menyampaikan keterangan pers menyikapi penangkapan Lukas Enembe oleh KPK di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (12/1)/RMOL

Politik

Lukas Ditangkap KPK, AHY Minta Masyarakat Papua Tak Ganggu Proses Hukum

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 14:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) prihatin terhadap penangkapan kader Demokrat yang juga Gubernur Papua Lukas Enembe oleh KPK.

Ketua DPD Demokrat Papua nonaktif itu sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap dan gratifikasi sejumlah proyek infastruktur di Provinsi Papua. Lukas ditangkap KPK saat hendak meninggalkan Jayapura untuk bertolak ke Tolikara.

Putra pertama Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini meminta agar masyarakat Papua mendukung proses penegakan hukum yang tengah dilakukan oleh KPK terhadap Lukas Enembe.


“Tetap tenang, dan juga bisa memberikan ruang agar proses hukum bisa dijalankan dengan baik,” kata AHY dalam keterangan pers menyikapi penangkapan Lukas oleh KPK di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (12/1).

Namun begitu, AHY juga meminta agar KPK memberikan ruang kepada Lukas Enembe untuk mencari keadilan, serta memperhatikan kondisi kesehatan Lukas.

“Tetapi sekali lagi kami sebagai bagian dari keluarga besar mengharapkan agar pak Lukas Enembe juga diberikan kesempatan yang baik agar bisa memulihkan kondisi kesehatan,” tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya