Berita

Ketua Umum DN-PIM, Din Syamsuddin/Net

Politik

DN-PIM Tolak Sistem Pileg Tertutup, Ini Alasannya

RABU, 11 JANUARI 2023 | 21:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wacana perubahan sistem pemilihan anggota legislatif (pileg) dari awalnya daftar terbuka menjadi daftar tertutup, yang muncul lantaran ada gugatan uji materiil Pasal 168 ayat (2) UU 7/2017 tentang Pemilu, ikut disoroti Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN-PIM).

Ketua Umum DN-PIM, Din Syamsuddin mengatakan, pihaknya memiliki satu pokok pikiran mengenai sistem Pemilu di Indonesia yang sedari awal berdiri sebagai negara merdeka adalah demokrasi berlandaskan Pancasila dan UUD 18 Agustus 1945.

"Kami berpendapat, harus dikaitakan dengan sila keempat Pancasila. Kita selama ini sistem proporsional terbuka, tentu lebih baik dari sistem proporsional tertutup," ujar Din Syamsuddin dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/1).


Maka dari itu dalam pokok-pokok pikiran kritis DN-PIM, Din Syamsuddin menuturkan bahwa dalam bidang politik, khususnya terkait Pemilu, diharapkan kedaulatan rakyat bisa ditegakkan sebagaimana amanat sila keempat Pancasila.

Namun fakta yang dilihat mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah ini, justru demokrasi Indonesia yang tengah berjalan saat ini telah jauh dari nilai-nilai Pancasila.

"Indonesia menganut sistem demokrasi liberal, membuka oligarki, keadulatan partai dan kedaulatan pimpinan partai. Sungguh ini bertentangan dengan Sila keempat," demikian Din Syamsuddin menambahkan. 

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya