Berita

Kerusuhan di Myanmar/Net

Dunia

Demi Selesaikan Krisis, Indonesia akan Buat Kantor Perwakilan Khusus ASEAN di Myanmar

RABU, 11 JANUARI 2023 | 19:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Segala cara akan ditempuh oleh Keketuaan Indonesia di ASEAN untuk membantu Myanmar keluar dari krisis. Salah satunya ialah dengan membuat Kantor Perwakilan Khusus di Myanmar.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan cara tersebut merupakan bagian dari implementasi lima poin konsensus (5PC) dan prinsip-prinsip dasar Piagam ASEAN.

"Ketaatan pada aturan hukum pemerintahan yang baik, prinsip demokrasi dan pemerintahan berlandaskan konstitusional," ujar Retno dalam Pernyataan Pers Tahunan Menlu (PPTM) 2023 yang digelar di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (11/1).


Selain itu, merujuk pada ketentuan 5PC dan KTT ASEAN di Phnom Penh pada November lalu, Indonesia juga akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk membawa kedamaian di Myanmar.

"Hanya melalui keterlibatan semua pemangku kepentingan dan mandat 5PC, dialog nasional dapat dilaksanakan," tegas Retno.

Berkaitan dengan itu, Retno menyebut kolaborasi ASEAN dengan Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB akan terus dilanjutkan.

"Indonesia meminta agar akses kepada semua pemangku kepentingan diberikan kepada Sekretaris Jenderal ASEAN dan AHA Center, agar mereka dapat melanjutkan misi mereka untuk memberikan bantuan kemanusiaan," jelasnya.

Terakhir, Retno menegaskan bahwa tidak akan membiarkan masalah Myanmar mengganggu perkembangan ekonomi ASEAN.

"Isu Myanmar tidak boleh menghambat proses pembangunan komunitas ASEAN," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya