Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Sudah Satu Bulan Stok Blangko KTP-el di Aceh "Menghilang"

RABU, 11 JANUARI 2023 | 13:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dinas Kependudukan Aceh tengah kekurangan blanko KTP-el. Bahkan dalam sebulan terakhir mengalami kekosongan. Pihaknya masih menunggu ketersediaan stok dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Karena memang di Kementerian Dalama Negeri juga kehabisan stok dan ini baru ada lagi itu pun sangat terbatas," kata Kepala Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA), Teuku Syarbaini, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Rabu (11/1).

Syarbaini menjelaskan, dalam dua atau tiga hari ke depan blangko KTP-el akan tiba di Aceh. Namun, pihaknya hanya mendapatkan sebanyak 30 ribu blangko dari 250 ribu blangko yang diusulkan ke Kemendagri dan akan diberikan kepada 23 Kabupaten/Kota.


"Tahu sendiri lah berapa yang bisa dapat, paling maksimal lima ratus atau seribu. Kalau habis kita kasih lagi,” ujar dia.

Meskipun stok blangko habis, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) akan mengeluarkan surat keterangan pengganti KTP. Di mana, surat atau identitas tersebut berbentuk digital.

"Jadi bisa menggunakan ponsel yang berbasis android dan bisa dapat KTP digital, ini sifatnya sementara nanti jika blangko sudah ada bisa di Dukcapil untuk meminta agar diprintkan," imbuhnya.

Syarbaini menambahkan, karena stok blangko yang diberikan sedikit, ia meminta kepada Disdukcapil untuk lebih memprioritaskan kepada pemula untuk mencetak KTP-el.

"Karena mereka kan baru dan belum punya KTP, kalau yang sudah pernah punya KTP yang hanya mengganti elemen data ini tidak terlalu mendesak apalagi identitasnya masih ada," tutup dia.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya