Berita

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida/Net

Dunia

Di Menara London, Kishida dan Sunak Siap Teken Perjanjian Pertahanan Baru Jepang-Inggris

RABU, 11 JANUARI 2023 | 10:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jepang dan Inggris siap menandatangani perjanjian pertahanan baru dalam pertemuan antara Perdana Menteri Fumio Kishida dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak.

Disampaikan Downing Street, Kishida akan menerima kunjungan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak pada Rabu (11/1) waktu setempat.

Kesepakatan itu, yang akan ditandatangani di Menara London yang bersejarah, akan memungkinkan pasukan Inggris dikerahkan ke Jepang dalam apa yang disebut London sebagai perjanjian pertahanan paling signifikan antara kedua negara dalam lebih dari satu abad.


Downing Street menyebut perjanjian itu sebagai perjanjian pertahanan paling penting antara London dan Tokyo sejak 1902 dan itu akan menjadikan Inggris negara Eropa pertama yang memiliki akses timbal balik dengan Jepang.

"Dalam 12 bulan terakhir, kami telah menulis bab selanjutnya dari hubungan antara Inggris dan Jepang. Mempercepat, membangun, dan memperdalam hubungan kami," kata Sunak, seperti dikutip dari AFP.

"Perjanjian Akses Timbal Balik ini sangat penting bagi kedua negara kita, ini memperkuat komitmen kita terhadap Indo-Pasifik dan menggarisbawahi upaya bersama kita untuk meningkatkan keamanan ekonomi," ujarnya.

Kantor Sunak juga mengatakan bahwa kedua pemimpin juga akan membahas kepresidenan G7 Jepang saat ini dan kebutuhan untuk mempertahankan dukungan kolektif kedua negara untuk Ukraina.

Kunjungan Kishida ke London adalah bagian dari tur  ke lima negara G7 , menandai Jepang mengambil rotasi kepresidenan kelompok itu untuk tahun 2023.

Kishida meninggalkan Tokyo pada Senin untuk menghadiri pembicaraan yang berfokus pada keamanan bersama G7 di Eropa dan Amerika Utara yang diakhiri dengan pertemuan dengan Presiden AS Joe Biden pada Jumat (13/1).

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya