Berita

Cuplikan video musik Meek Mill yang diposting pada Minggu, 8 Januari 2022/Net

Dunia

Bikin Video Klip di Istana Presiden, Rapper Meek Mill Dihujat Warga Ghana

RABU, 11 JANUARI 2023 | 08:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rapper asal Amerika, Meek Mill dikecam oleh warganet, khususnya warga asli Ghana, setelah membuat video klip musik terbarunya di Istana Kepresidenan Ghana atau Jubilee House.

Video klip itu diunggah Mill di akun Instagram pada Minggu (8/1). Terlihat Mill membawakan lagu rapnya di berbagai ruang di Istana Kepresidenan Ghana.

Mulai dari depan melalui koridor utama, di aula konferensi utama, di belakang podium kepresidenan, bahkan  di area tempat duduk presiden.


Tak lama, komentar-komentar negatif memenuhi unggahan tersebut. Warga Ghana yang marah dengan pengambilan video di Jubilee House mengutarakannya melalui komentar di media sosial.

"Meek Mill benar-benar merekam video musik di Jubilee House? Ini adalah titik terendah yang bisa kita dapatkan sebagai sebuah negara," tulis salah satu warga Ghana, Daniel Sackitey pada Senin (9/1).

"Video Meek Mill di Jubilee House, kepresidenan Ghana ini membuat banyak orang Ghana kesal," kata komentar lainnya.

Anggota Parlemen untuk Konstituensi Tongu Utara, Samuel Okudzeto Ablakwa, menyerukan agar orang-orang yang mengizinkan Meek Mill merekam klip video di Jubilee House dipecat.

“Semua yang bertanggung jawab atas penodaan keji Jubilee House oleh Meek Mill ini harus segera dipecat. Bagaimana lirik eksplisit dari pidato presiden memproyeksikan Ghana secara positif?" cuitnya di Twitter.

Dengan diizinkannya Mill membuat video musik di Jubilee House, Samuel jadi meragukan sistem keamanan di Istana Kepresidenan tersebut.

"Apakah pusat pemerintahan Ghana bukan lagi instalasi keamanan tinggi?," tulisnya.

Menurut African News, rapper Amerika itu membuat video musik di Ghana setelah menjadi salah satu tamu di konser Afro Nation selama liburan Natal.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya