Berita

Bendera Rusia dan India/Net

Dunia

Persahabatan Rusia-India Tidak Terbatas pada Pasokan Minyak dan Gas

RABU, 11 JANUARI 2023 | 06:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hubungan Rusia-India sampai saat ini masih terus terjaga di tengah desakan Barat agar New Delhi ikut menjatuhkan sanksi dan mengutuk Moskow karena invasinya ke Ukraina.

Pemerintah India berulangkali menekankan bahwa mereka akan meningkatkan hubungan ekonomi dengan negara “Beruang Merah”.  Bahkan, saat ini kedua negara terlibat erat dalam kerja sama energi. India secara terang-terangan tidak mengindahkan seruan Barat untuk menjaga jarak dengan Rusia.

Sikap yang ditunjukkan oleh pejabat India sebenarnya tidak mengejutkan. Sejak era Uni Sovie, India merupakan salah satu kawan paling lama. Keduanya telah terlibat dalam ikatan diplomatik dan kerja sama pertahanan serta militer.


Para analis mengatakan, militer India  sangat bergantung pada tank, jet tempur, dan peralatan lain dari Rusia. New Delhi bisa dikatakan tidak mampu mengisolasi Rusia karena kebutuhan-kebutuhan tersebut. Terutama saat ini, ketika India berusaha meraih harga terbaik untuk minyak Rusia.

Ketika pandemi menghantam India, Rusialah yang  dengan cepat mengirim banyak bantuan logistik dan alat kesehatan, termasuk juga vaksin Sputnik V meski mereka baru memvaksin 7 persen penduduknya sendiri.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Andrey Rudenko dalam sebuah wawancara dengan media pada Selasa (10/1) mengatakan, meski kerja sama di bidang energi saat ini lebih menonjol, tetapi sebenarnya kerja sama Rusia dengan New Delhi tidak terbatas pada pasokan minyak dan gas .

"Ada prospek yang signifikan dalam industri tenaga nuklir. Contoh kerja sama kami di bidang ini adalah proyek PLTN Kudankulam. Bersama-sama kita berhasil membangun PLTN Rooppur di Bangladesh," katanya.

Rusia dan India juga mulai berfokus untuk menyediakan energi bersih dan murah bagi mitra strategis kedua negara.

"Tidak seperti negara Barat, kami bersedia berbagi teknologi untuk produksi komponen penting yang digunakan di pembangkit listrik tenaga nuklir," urai Rudenko, seperti dikutip dari Izvetia.

Rusia-India juga akan lebih memperluas jangkauan ekspor produk pertanian dan pasokan pupuk mineral, karena negara-negara berkembang adalah pihak yang paling menderita akibat sanksi Barat terhadap Rusia, termasuk ketahanan pangan mereka.

"Dan penting bagi kami agar saudara kami di India tidak mengalami kekurangan bahan makanan pokok," kata Rudenko.

Ia juga memaparkan bahwa saat ini ada peluang yang signifikan dalam hal mengintensifkan kerja sama di bidang teknologi tinggi, termasuk dalam kerangka penerbangan luar angkasa berawak dan pengoperasian navigasi satelit.

Di tengah deraan situasi global yang tak menentu, India tetap melihat Rusia sebagai kawan yang paling bisa diandalkan, pun sebaliknya.

Mengutip pandangan mantan diplomat India untuk PBB, Vijay Nambiar, hal itu dilandasi oleh dukungan setia dan awet dari Rusia terhadap isu-isu keamanan nasional India, terutama perkara perbatasan Jammu dan Kashmir.

Sementara Jenderal Soviet yang paling populer di masanya, Vasily Kuznetsov, pernah disebut-sebut "rela menumpahkan darah demi persahabatan India-Soviet".

“Kami sangat dekat sehingga jika kalian memanggil kami dari puncak gunung kami akan langsung muncul di samping kalian,” katanya, seperti dikutip dari Wilson Center.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya