Berita

Lukas Enembe saat digiring masuk ke dalam pesawat usai ditangkap oleh tim KPK di Abepura, Jayapura pada Selasa siang waktu setempat/Ist

Hukum

KPK Yakin Masyarakat Papua Dukung Proses Hukum Lukas Enembe

SELASA, 10 JANUARI 2023 | 18:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penangkapan tim KPK terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe murni penegakan hukum dan bukan soal kepentingan apapun termasuk politik, oleh karenanya, KPK yakin masyarakat Papua mendukung upaya pemberantasan tindak pidana korupsi.

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, KPK terus melakukan koordinasi dengan Brimob Polda Papua dalam melakukan pengamanan usai Lukas ditangkap KPK untuk dibawa ke Jakarta.

"Tadi proses yang sudah berjalan tentu kalaupun ada gangguan-gangguan kecil, saya kira sudah bisa diatasi oleh pihak Polda. Dan kami yakin, masyarakat Papua mendukung upaya-upaya penegakan hukum tindak pidana korupsi," ujar Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa sore (10/1).


Karena kata Ali, KPK menegaskan bahwa tidak ada kepentingan lain dari KPK selain proses penegakan hukum terhadap Lukas Enembe. Dan pada prosesnya pun, Ali menekankan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan asas praduga tak bersalah.

"Tidak ada kepentingan politik sama sekali, ini murni penegakan hukum. Sehingga kami pastikan, terhadap tersangka LE ini kami juga hormati dan menjunjung tinggi hak asasi manusianya. Kami junjung tinggi asas praduga tak bersalah, kami penuhi hak-haknya sebagai tersangka sebagaimana ketentuan di dalam hukum acara pidana," pungkas Ali.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya