Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketua KPK RI Firli Bahuri dalam satu kesempatan/Net

Politik

Jokowi Dukung KPK Proses Hukum Lukas Enembe

SELASA, 10 JANUARI 2023 | 17:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menegakan hukum terhadap pelaku korupsi.

Kepala negara meyakini, bahwa KPK sudah mengantongi bukti permulaan yang cukup hingga akhirnya menangkap Gubernur Papua Lukas Enembe, setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap dan gratifikasi sejumlah proyek infrastuktur di Papua.

“Dan saya kira KPK menangkap pasti sudah punya fakta barang bukti yang ada, itu pasti,” tegas Jokowi kepada wartawan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1).


Oleh karena itu, Jokowi menegaskan bahwa semua pihak sama di mata hukum termasuk penguasa di Tanah Cendrawasih itu.

“Ya semua sama di mata hukum itu kan proses penegakan hukum yang harus kita hormati,” demikian Jokowi.

KPK sebelumnya telah menangkap Gubernur Papua Lukas Enembe di Papua pada hari ini, Selasa (10/1) pukul 12.27 WIT di Jayapura. Penangkapan ini dilakukan usai KPK mendapatkan informasi bahwa Lukas keluar dari Jayapura menuju ke Tolikara melalui bandara Sentani.

Lukas sendiri sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka. Selama proses penegakan hukum, Gubernur Papua itu mengaku sakit hingga beberapa kali mangkir dalam panggilan pemeriksaan KPK sebagai tersangka, dan akhirnya dilakukan upaya paksa berupa penangkapan.


Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya