Berita

Militer Myanmar/Net

Dunia

Temui Kelompok Etnis Pemberontak, Junta Myanmar Galang Dukungan Jelang Pemilu

SELASA, 10 JANUARI 2023 | 11:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Junta Myanmar telah menemui tiga organisasi etnis bersenjata untuk menggalang dukungan menjelang pemilu yang belum diketahui kapan akan dilaksanakan.

Tiga organisasi tersebut merupakan Partai Negara Bagian Wa, Tentara Aliansi Demokrasi Nasional, dan Partai Progresif Negara Bagian Shan. Mereka adalah tiga kelompok pemberontak yang dinilai netral setelah kudeta militer pada Februari 2021.

Para pemimpin dari ketiga organisasi bertemu dengan pejabat junta militer dalam pertemuan tiga hari yang berakhir pada Sabtu (7/1) di Naypyidaw.


Menurut laporan Global New Light of Myanmar, ketiganya membahas kebutuhan politik dan upaya membangun persatuan berdasarkan demokrasi dan sistem federal dengan junta.

"Militer meminta kami untuk membiarkan mereka mengadakan pemilihan yang bebas dan adil di wilayah kami," ujar jurubicara Partai Progresif Negara Bagian Shan (SSPP).

SSPP juga mengatakan pihaknya tidak akan menentang pemilu yang dipimpin oleh junta.

Bulan lalu, junta juga bertemu dengan lima tentara etnis lain yang lebih kecil, yang kemudian mengeluarkan pernyataan dukungan untuk pemilu.

Sementara itu, aktivis demokrasi dan negara-negara menolak kemungkinan pemilu yang dipimpin oleh junta lantaran dinilai hanya sebatas taktik untuk mempertahankan kekuasaan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya