Berita

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar/Net

Dunia

India: Membeli Minyak Rusia adalah Opsi Terbaik Saat Ini

SELASA, 10 JANUARI 2023 | 06:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penyuling India akan terus mencari penawaran terbaik untuk kepentingan negara. Saat ini,  minyak Rusia menjadi pilihan pasar terbaik.

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar mengatakan, minyak Rusia lebih kompetitif, sehingga tidak ada alasan bagi India untuk memindahkan pembelian ke pemasok lain.

"Itu sebabnya New Delhi membeli sumber daya dari Moskow sehubungan dengan hal ini," katanya dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Nikkei.


Setiap orang berhak memilih opsi terbaik, menurutnya. India tidak boleh dan tidak ingin ditekan oleh pihak manapun tentang kebijakan luar negerinya termasuk  kerja sama energi di mana New Delhi akan membeli banyak minyak dari Moskow.

“Ini hanyalah kasus memilih opsi terbaik di pasar untuk melayani kebutuhan konsumen India. Dan ini adalah tanggapan dalam situasi di mana semua orang mengejar kepentingan politik dan energi mereka tanpa hambatan,” katanya lagi.

Ia kemudian menekankan bahwa di dalam diplomasi, semua negara mengeluarkan pandangannya.

"Hanya karena orang lain tidak setuju dengan Anda dalam beberapa hal lantas Anda berhenti bekerja sama. Tidak. Saya akan melakukan bisnis dengan siapa pun! " katanya.

India adalah importir minyak mentah terbesar ketiga setelah China dan Amerika Serikat. Saat ini, India secara proaktif membeli minyak dari Rusia di tengah kecaman Barat.

Bulan lalu, Jaishankar mengatakan, India  gigih mempertahankan perdagangannya dengan Rusia karena harus mengambil minyak dari tempat yang paling murah.

"Kami membeli minyak dari berbagai sumber, tetapi merupakan kebijakan yang masuk akal untuk pergi ke tempat kami mendapatkan kesepakatan terbaik demi kepentingan rakyat India," katanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya