Berita

Sandiaga Slaahuddin Uno (kemeja koko putih) saat hadiri harlah PPP di Yogyakarta, Mingggu (8/1)/Net

Politik

Sandiaga Uno Punya 2 Peluang Politik saat Gabung PPP

SELASA, 10 JANUARI 2023 | 04:41 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Belakangan ramai disoroti terkait isu Sandiaga Salahuddin Uno yang nyeberang ke PPP. Karir politik Sandiaga Uno sudah di tengah jalan, jika ia tetap di Gerindra.

Demikian pandangan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/1).

Menurut Dedi, jika tetap di Gerindria, bisa dipastikan Sandi akan memilih tidak mengikuti kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.


Atas dasar itulah, mencari rumah baru menjadi solusi bagi Sandiaga Uno. Artinya Sandi  menganggap PPP pilihan terbaik.

"Karena di KIB tempat PPP berada tidak ada tokoh potensial untuk Pilpres. Sehingga Sandiaga punya dua peluang jika merapat ke PPP," jelas Dedi.

Peluang pertama, kata Dedi adalah keterusungan sebagai calon wakil presiden. Sandiaga bisa berpasangan dengan partai terbesar di KIB yakni Golkar melalui Airlangga Hartarto sebagai Capres. Peluang kedua, tambah Dedi, peluang memimpin PPP sebagai ketum.

"Jika kalah dalam Pilpres andai terusung, Sandiaga masih memungkinkan masuk kabinet kembali," jelas Dedi.

Sandiaga Uno memilih hadir di acara puncak Harlah PPP di Yogyakarta dan dihadiri oleh lebih dari 10 ribu orang pada Minggu (8/1).

Di sisi lain, saat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto  bersama elite Gerindra lainnya tanpa kehadiran politisi yang kali ini menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya