Berita

Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida/Net

Dunia

Pegang Presidensi G7, PM Jepang Mulai Tur ke Amerika Utara dan Eropa

SENIN, 09 JANUARI 2023 | 16:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presidensi G7 2023 yang dipegang oleh Jepang membuat Perdana Menteri Jepang melakukan tur ke Eropa dan Amerika Utara dengan membawa agenda pembicaraan yang lebih berfokus pada keamanan dan pertahanan.

Dalam turnya kali ini, PM Jepang Fumio Kishida akan mengunjungi negara anggota G7, seperti Prancis, Italia, Inggris, dan Kanada mulai Senin (9/1).

Jepang yang akan menjadi tuan rumah dalam acara KTT G7 tahun ini akan membahas keamanan dunia, termasuk invasi Rusia ke Ukraina, ia  berharap agar sekutu dari bloknya akan kembali memberikan dukungannya untuk Ukraina, yang sejauh ini masih terus mendapatkan serangan dari Rusia.


Ia juga menambahkan keinginannya, agar negara-negara anggota G7 juga dapat menunjukkan solidaritasnya kepada seluruh dunia, atas isu-isu seperti perubahan iklim, krisis pangan, hingga krisis energi melalui pembicaraan dari hati ke hati.

“Saya berharap untuk bisa melakukan pembicaraan yang jujur, dari hati ke hati dengan rekan-rekan G7 saya dan semakin memperdalam hubungan kepercayaan pribadi,” kata Kishida, pada Minggu (8/1).

Seperti dimuat Alarabiya pada Senin (9/1), pemberhentian tur terakhir Kishida akan berhenti di Amerika Serikat, untuk bertemu dengan Joe Biden dalam kunjungan pertamanya sebagai perdana menteri Jepang.

Dalam kunjungannya itu, rencananya Kishida bersama Biden akan membahas tantangan keamanan dunia, serta membahas kembali kerjasama antara AS-Jepang, hingga realisasi dari Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, katanya kepada wartawan.

Selain itu, menurut laporan dari surat kabar Jepang, Yomiuri Shimbun, mereka diperkirakan juga akan mengeluarkan pernyataan bersama tentang Taiwan, hingga denuklirisasi Korea Utara.

Jepang yang saat ini sedang merombak kebijakan pertahanan besar-besarannya pada bulan lalu, termasuk dengan meningkatkan anggaran keamanan dan membeli peralatan rudal canggih ini dikabarkan tengah berupaya untuk meningkatkan keamanan negaranya dari segala bentuk ancaman-ancaman negara lain di luar sana.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya