Berita

Manpreet Monica Singh/Net

Dunia

Berdarah India, Manpreet Minca Singh Jadi Hakim Wanita Sikh Pertama di AS

SENIN, 09 JANUARI 2023 | 14:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

  Wanita bernama Manpreet Monica Singh, asal India baru-baru ini dilantik sebagai hakim di daerah Harris, Texas, Amerika Serikat pada Jumat (6/1).

Ia disumpah sebagai hakim Pengadilan Negeri Harris County pada UU No. 4 di Texas, sehingga Singh telah menorehkan sejarah bari sebagai wanita Sikh pertama yang berhasil menjadi seorang hakim di AS.

"Itu sangat berarti bagi saya karena saya mewakili H-town (nama panggilan Houston), jadi untuk menjadi kami, saya senang untuk itu," katanya pada upacara sumpah.


Seperti dimuat Telegraph India pada Senin (9/1), Saat ini Singh tinggal di Bellaire, Harris County bersama dua anaknya, dan suaminya. Sebelumnya, ia merupakan seorang pengacara selama 20 tahun hidupnya, dan telah banyak terlibatn dalam organisasi hak-hak sipil di tingkat lokal, negara bagian dan nasional.

Menurut seorang Hakim India-Amerika, Ravi Sandil yang juga memimpin upacara Singh, mengatakan, pengangkatan Singh menjadi salah satu momen yang sangat berharga bagi para komunitas Sikh.

"Ketika mereka melihat seseorang dari kulit berwarna, seseorang yang sedikit berbeda, mereka tahu kemungkinan itu tersedia bagi mereka. Manpreet bukan hanya duta Sikh, tapi dia juga duta untuk semua wanita kulit berwarna," katanya.

Saat ini diperkirakan ada 500 ribu lebih orang Sikh yang berada di AS, dengan 20 ribu Sikh tinggal di daerah Houston.

Sementara itu, menanggapi pengangkatan sumpah jabatan Singh ini, Walikota Houston, Sylvester Turner juga menyambut baik pengangkatan Singh, yang berasal dari komunitas Sikh sebagai perwakilan hakim di wilayahnya.

"Ini adalah hari yang membanggakan bagi Komunitas Sikh, tetapi juga hari yang membanggakan bagi semua orang kulit berwarna yang melihat Keanekaragaman Kota Houston dalam Keanekaragaman Pengadilan," ujarnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya