Berita

Ketua Umum DPP Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat/Net

Politik

Jumhur Hidayat Enggan Terjebak Sindir Menyindir Rezim yang Ingin Alihkan Isu Perppu Ciptaker

SENIN, 09 JANUARI 2023 | 09:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rezim saat ini dianggap selalu melakukan upaya pengalihan terhadap hal yang tidak prinsipil dan terkesan konyol. Seperti melakukan upaya-upaya agar isu Perppu No 2/2022 tentang Cipta Kerja dilupakan publik.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum DPP Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat, yang mengaku enggan mengomentari lebih jauh terkait respons Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang ditantangnya untuk berdebat soal Perppu Ciptaker.

"Benar kan cara rezim ini bekerja, selalu mengalihkan kepada hal yang tidak prinsip bahkan konyol supaya isu Perppu dilupakan. Saya tidak mau terjebak pada kekokonyolan sindir menyindir ini," ujar Jumhur kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/1).


Jumhur mengaku, dirinya hanya mau berdebat dengan Mahfud MD dan Yusril Ihza Mahendra tentang prosedur lahirnya Perppu Ciptaker. Bahkan jika ada waktu, ia siap membahas pasal per pasal dari Perppu Ciptaker.

"Kalau enggak berani ya sudah diam saja daripada makin kelihatan konyol," pungkas Jumhur.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya